Skip to main content

Menyontek


Pada hari ini, Lisa sedang mengerjakan ulangan IPS atau disebut juga ilmu pengentahuan sosial. Dia mengerjakan dengan tenang. Beda dengan Anton. Dia mencari cara agar mendapatkan contekan. Soal ulangan kali  ini pilihan ganda semua. Jadi, jika mencari contekan itu gampang!
                “Sshh.. Lisa, nomor 1 sampai 5 apa??” kata Anton berbisik sambil memperhatikan Ibu Nina yang bertugas untuk menjaga anak-anak ulangan. Lisa menatap Anton dengan kesal. Lisa jadi punya ide. Bagaimana jika aku kasih jawaban yang salah? Mungkin, Anton tidak tahu, pikir Lisa jail. Hihihi, Lisa memang jail. Tapi, tentang pelajaran, dia pasti bisa segalanya. Seharusnya jawaban 1 sampai 5 itu b,d,a,c,b tapi... “c,b,d,a,c,” kata Lisa memberi jawaban yang salah. Anton segera menulisnya. Dia tidak tahu bahwa yang jawaban yang diberikan Lisa itu salah semua!
                Setelah itu, Lisa mengerjakan dengan tenang kembali. Eh... Anton tetap menanyakan jawaban kepada Lisa, “Sshh... kalau nomor setelahnya apa?? Nomor 6 sampai 10?” Lisa kesal tapi dia tetap memberikan Anton jawaban yang salah. Harusnya jawabannya a,c,d,b,a tapi Lisa menjawab, “b,d,c,a,b” Anton mengangguk sambil tersenyum “palsu” kepada Lisa. Lisa tidak menghiraukan senyum palsu itu.
                Akhirnya Anton kapok menyontek lagi. Dia akan lebih bersungguh-sungguh. Tapi, untungnya dia tidak terlalu dendam kepada Lisa. Lisa pun tidak lagi memberikan contekan yang salah maupun benar. TAMAT . 

                Lisa sedang mengerjakan no. 13 dan Anton menganggunya lagi! Huft.. mengesalakan ya?? “Shh.. kasih tahu lagi dong, jawaban nomor 11 samapi 15??” Lisa  memberi jawaban yang salah lagi. Anton selesai dengan cepat padahal semua isinya salah kecuali nomor 14 karena Lisa belum mengerjakannya dan dia menjawab asal. Ternyata, jawaban yang dia kasih itu benar!!
                Setelah itu, Anton dengan segera mengumpulkan lembar jawaban dan soalnya.
                Setelah Anton keluar kelas, Lisa dan Nita, sahabatnya keluar kelas bersama. Mereka tidak saling mencontek loh! Hanya saja mereka selesai bersama. Jadi, apa salahnya??
                Diluar kelas, Lisa menceritakan ide jailnya itu dan dia sudah mengerjakannya kepada Anton. Nita terkikik geli mendengar cerita sahabatnya itu. “Hihihi... kasihan Anton! Pasti nilainya kecil sekali ya..” kata Nita. Lisa hanya mengangguk sambil nyengir. Ada-ada saja perbuatannya!!
                “Hei, Lisa! Terima kasih tadi yaa!!” seru Anton. Lisa hanya mengangguk sambil menahan tawanya. Ketika Anton sudah pergi agak jauh dari mereka, Nita dan Lisa tertawa bersama. “Hahaha... Lisa, Lisa.. Ada-ada saja, sahabatku ini!! Hihihi,” kata Nita terkikik geli. Lisa hanya tersenyum  manis melihat sahabatnya tertawa.
                Hari yang ditunggu-tunggu tiba. Hari pembagian nilai ulangan dua hari yang lalu! Lisa dan Nita tegang saat nilai mereka diumumkan. “Lisa Melia, 90,” kata Ibu Nina. Lisa menghela nafas lega. “Nita Amelia, 85.” Nita segera mengucapkan hamdallah. “Anton..” Inilah saat yang ditunggu-tunggu,”20.” Seketika kelas ramai karena semua anak tertawa. Anton merah. Marah. Dia menengok ke arah Lisa. Tapi Lisa tahu dan ia pun pura-pura melihat kearah salah satu temannya. Nita yang di sebelah Lisa meringis menahan tetawa.

Hasna Zahra Nurazizah

Comments

Popular posts from this blog

Avril Lavigne-When You're Gone

I always needed time on my own I never thought I'd need you there when I cry And the days feel like years when I'm alone And the bed where you lie Is made up on your side [Pre-chorus:] When you walk away I count the steps that you take Do you see how much I need you right now? [Chorus:] When you're gone The pieces of my heart are missing you When you're gone The face I came to know is missing too When you're gone The words I need to hear to always get me through the day And make it OK I miss you I've never felt this way before Everything that I do reminds me of you And the clothes you left, they lie on the floor And they smell just like you, I love the things that you do [Pre-chorus] [Chorus] We were made for each other Out here forever I know we were, yeah, yeah All I ever wanted was for you to know Everything I do, I give my heart and soul I can hardly breathe, I need to feel you here with me, yeah [Chorus:] When you'r...

Bruno Mars-Just The Way You are

Oh her eyes, her eyes Make the stars look like they're not shining Her hair, her hair Falls perfectly without her trying She's so beautiful And I tell her every day Yeah I know, I know When I compliment her She wont believe me And its so, its so Sad to think she don't see what I see But every time she asks me do I look okay I say When I see your face There's not a thing that I would change Cause you're amazing Just the way you are And when you smile, The whole world stops and stares for awhile Cause girl you're amazing lyricsalls.blogspot.com Just the way you are Her lips, her lips I could kiss them all day if she'd let me Her laugh, her laugh She hates but I think its so sexy She's so beautiful And I tell her every day Oh you know, you know, you know Id never ask you to change If perfect is what you're searching for Then just stay the same So don't even bother asking If you look okay You know I say When I see y...

Jangan Pergi, Sahabatku!!

Seilla mempunyai sahabat setia. Namanya Verkia. Dia sangat sayang kepada sahabatnya itu. Verkia pun sangat sayang kepada Seilla yang cantik dan pintar itu. Seilla menunggu Verkia di depan pos satpam. "Huh, sudah lima belas menit aku menunggu. Tapi, mana Verkia?" keluh Seilla sambil terus melihat jam di tangan kirinya itu. Tiba-tiba muncul sesosok perempuan cantik dari mobil berwarna putih yang berhenti tepat di depan Seilla yang dari tadi menunggu Verkia. Itu Verkia, perempuan yang sedari tadi ditunggu oleh Seilla. Seilla terlihat bersorak. "Hai," sapanya ramah kepada sahabatnya itu. Sahabatnya hanya tersenyum tipis. "Kau terlihat pucat kenapa?" tanya Seilla khawatir pada sahabatnya itu. Verkia menggeleng "Aku tidak apa-apa, Seilla," jawabnya dengan suara yang kecil dan lembut. Ada apa dengan Verkia? Biasanya dia ceria saat bertemu sahabatnya, Seilla. Tapi hari ini dia sanagt berbeda dengan Verkia yang Seilla kenal. Seilla yang terlihat begitu...